Rabu, 19 Desember 2012

Latoh: Sajian Alam Pesisir

Berbagai jenis tanaman laut atau rumput laut kini mengalami banyak perkembangan baik dari segi budidaya jenis maupun pengolahan, seperti yang sering kita temui di dalam es rumput laut, dodol, sampai kulit tablet. Sekarang saya akan mengulas salah satu jenis rumput laut yang sudah jarang ditemukan di pasaran, ialah Latoh atau Caulerpa.

Urap Latoh, Salah Satu Kuliner Pesisir Jawa
Latoh merupakan salah satu jenis rumput laut yang berasal dari kelompok Chlorophyceae (alga hijau). Ciri-ciri tanaman ini ialah mempunyai batang yang kenyal disertai butiran-butiran daun di sekeliling batangnya. Latoh mempunyai rasa asin alami. Di dalam tubuhnya terdapat cairan sejenis lendir, dan dari sinilah rasa asin alami pada latoh berasal. Semua bagian tubuh latoh berwarna hijau, artinya kandungan klorofil pada tanaman ini sangat tinggi. Latoh hidup dan tumbuh di subtrat pasir. Tanaman ini bereproduksi dengan perkawinan gamet, spora, dan fragmentasi thallus atau vegetatif.

Seperti jenis rumput laut pada umumnya, kandungan serat pada latoh sangat tinggi, sehingga cocok dimanfaatkan sebagai kuliner. Latoh menambah keberagaman kuliner nusantara. Penyajian latoh di beberapa daerah pesisir jawa, seperti Jepara dan sekitarnya, cukup sederhana. Latoh segar yang baru didatangkan dari laut kemudian dibersihkan dari akar dan kotoran-kotoran yang menempelinya. Setelah dibersihkan, latoh kemudian dicuci sampai bersih. Latoh yang sudah bersih ditambahkan bumbu berupa parutan kelapa muda dan bawang merah. Tidak perlu ditambahkan garam atau penyedap rasa, karena latoh sudah mempunyai rasa asin. Dan latoh siap dihidangkan.

Latoh memang sengaja disajikan tanpa dimasak rebus atau goreng, tidak seperti jenis rumput laut lainnya. Karena sifatnya yang basah dan mudah layu, maka sebaiknya latoh disajikan segar dan segera disantap setelah dibersihkan dan dibumbui. Penyajian latoh biasanya ditemani dengan nasi hangat atau singkong rebus. Latoh dapat pula dimanfaatkan sebagai lalapan untuk menemani makan ikan bakar atau pepes ikan.

Manfaat lain yang dapat diambil dari latoh ialah tanaman ini mempunyai zat anti bakteri dan bersifat anti karsinogenik. Dengan mengkonsumsi latoh berarti dapat pula mencegah kanker dan racun-racun (toksin) yang mengotori tubuh kita. Jadi, apa yang perlu diragukan lagi untuk mengkonsumsi tanaman ini?