Tampilkan postingan dengan label buah mungil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buah mungil. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 September 2012

Si Mungil yang Penuh Manfaat


Buah Kersen
Siapa yang tidak mengenal buah kersen, buahnya yang kecil mungil berwarna merah segar ternyata sekarang lagi tenar berkat khasiatnya. Di beberapa daerah di Indonesia, kersen dikenal dengan talok, kresem, atau ceri. Tanaman dengan nama latin Muntingia calabura ini dahulu kurang diminati karena sifatnya yang bisa dikatakan tanaman "liar" dan hanya dimanfaatkan oleh burung-burung liar sebagai makanan. Namun, sekarang buah ini menjadi perhatian dan diminati banyak kalangan karena selain rasanya yang manis dan segar, ternyata di balik kemungilannya kersen mempunyai banyak manfaat.

Pohon kersen merupakan jenis tanaman yang mudah tumbuh di mana saja, terutama di kawasan kering, seperti di daerah pesisir. Pohon kersen mudah tumbuh berkat bantuan burung yang menyebarkan biji-bijinya. Tinggi pohon ini rata-rata mencapai 3 sampai 5 meter. Keunikan lain dari kersen adalah pohon dapat berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim, dan pembuahannya pun tergolong cepat.

Kersen Segar


Berdasarkan penelitian, kersen mempunyai kandungan vitamin C lebih banyak daripada mangga. Kandungan vitamin C kersen mencapai 126 mg, sedangkan pada mangga hanya 50 mg (Kompas). Kandungan karbohidrat dan kalsiumnya juga cukup tinggi. Dewasa ini buah kersen banyak dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti sirup, selai, bahkan untuk tambahan bahan kue dan roti. Yang lebih menarik, ternyata harga jual buah kersen pun cukup tinggi di pasaran, bahkan di supermarket tertentu harganya mencapai Rp 90.000/ kg. Menarik, bukan?