Tampilkan postingan dengan label sabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sabar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juli 2013

Bersabar dalam Cobaan


Setiap manusia menjalani hidupnya masing-masing bukan tanpa masalah. Dalam kehidupannya Allah menurunkan coba sebagai rahmat dan menunjukkan kecintaan Allah kepada umatNya.

إِنَّ عِظَمَ الجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ البَلَاءِ وَإِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا اِبْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

"Sesungguhnya besarnya pahala sebanding dengan besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum pasti Dia menguji mereka. Maka siapa yang ridha (terhadapnya) maka baginya keridhaan Allah, dan siapa yang marah (terhadapnya) maka baginya kemurkaan Allah." (HR. Al-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Allah SWT berfirman

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan 'Kami telah beriman,' lantas tidak diuji lagi? Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan mengetahui orang-orang yang dusta." (QS. al-Ankabut: 2-3)

Berdasarkan ayat tersebut jelas bahwa selain sebagai tanda cinta Allah kepada hambaNya, Allah memberikan cobaan juga sebagai sebuah ujian dan tanda bukti bahwa makhluk tersebut benar-benar beriman atau akan ingkar dengan berpaling dari Tuhannya. Selain ujian demi ujian diberikan kepada orang yang beriman, maka teguran demi teguran juga diberikan kepadanya. Teguran itu kadang halus, tapi sering-sering kasar. Bagi yang kepekaan imannya tinggi, teguran halus saja sudah cukup untuk menyadarkannya. Akan tetapi bagi mereka yang telah hilang kepekaannya, teguran yang keras sekalipun tak bisa menyadarkannya.
Namun, kita lantas tak boleh gentar sebab di balik semua ujian dan cobaan yang diberikan Allah, terkandung khasanah yang dapat kita petik, di antaranya dengan ujian Allah akan menaikkan derajat kita dan sekaligus sebagai penggugur dosa.