Tampilkan postingan dengan label berkebun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berkebun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 September 2014

Ini Baru Istana Buah

Nametag Taman Mekarsari
Buah-buahan merupakan salah satu jenis makanan yang paling aku suka, hampir semua jenis buah bisa habis aku lahap. Sampai sekarang aku hanya tidak menyukai satu jenis buah yang dinamakan Manila, sejenis tomat, berwarna violet, dengan rasa masam dan sedikit pedas mint. Mungkin butuh waktu supaya aku bisa menerima rasa Manila itu.

Mempunyai rumah yang dikelilingi pohon buah menjadi salah satu impianku, itulah sebabnya aku gemar menanam di rumah. Saat berkunjung ke rumah pamanku, aku merasa sangat bahagia, sebab di sana tumbuh berbagai pohon buah, ada anggur, rambutan, durian, mangga, matoa, cacao, jambu, salak, kedondong, dan masih banyak lagi. Rasanya seperti ada di surga, membayangkan dimana-mana pohon buah tumbuh.

Kali ini aku akan berbagi pengalaman tentang tempat wisata yang menyajikan berbagai jenis buah yang tumbuh di Bumi Pertiwi. Sebuah tempat buah karya inspirasi Ibu Negara Orde Baru, beliaulah Ibu Tin Soeharto, yang memprakarsai berdirinya tempat wisata buatan bertajuk taman buah terbesar di Indonesia. Taman itu dikenal dengan Taman Mekarsari. Terletak di Kabupaten Bogor, tepatnya di kecamatan Cileungsi, Taman Buah Mekarsari berdiri di atas tanah seluas 264 Ha, konsep dasar taman ini adalah taman wisata keluarga dan konservasi tanaman buah dengan area yang berbentuk menyerupai daun. Taman Mekarsari diresmikan pendiriannya pada tahun 1995.

Berbagai fasilitas sudah banyak tersedia di Taman Mekarsari, mulai dari kereta untuk berkeliling taman, danau buatan yang diisi dengan bebek kayuh dan perahu sampan, ayunan, panggung hiburan, area out bond, dan masih banyak lagi. Area parkir yang luas, berbagai macam gerai makanan dan minuman, serta kolam pemancingan juga menjadi daya tarik bagi wisatawan rombongan yang datang dari luar kota. Tidak perlu khawatir kehabisan uang, karena di area taman juga sudah terdapat Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Minggu, 05 Januari 2014

(Kembali) Berkebun Bersama

Berkebun, itu merupakan hobi yang pernah aku geluti semasa kecil. Saat SD, kegiatan berkebun yang menjadi kegemaranku mulanya berawal dari ikut-ikutan kakakku yang sedang menanam benih kacang hijau untuk tugas sekolahnya. Yang menarik perhatianku ketika itu ialah bibit-bibit yang mulai tumbuh dari gelas bekas air mineral, bukan hasil kebun yang melimpah selayaknya penggemar kegiatan berkebun.Hehe
Dari menanam kacang hijau, berlanjut hingga menanam anggur dan bunga-bunga. Namun sayangnya, kegiatan itu tidak berlanjut sampai aku kuliah.

Anggur yang kini sudah sering berbuah

Minggu yang cerah, meskipun sempat beberapa hari hujan turun sangat lebat diiringi langit yang menghitam. Hari ini aku berjanji dengan serdadu rumah singgah untuk mengajak mereka berkunjung ke komunitas #JeparaBerkebun. Janjian pukul 7.00 tapi mereka sudah siap di rumahku 20 menit lebih awal, dan seperti biasa, aku belum mandi, hehe.

Sambil menunggu kedatangan sepupuku, aku bergegas mandi lalu sarapan. Segelas susu madu menemaniku pagi itu. Dan setelah sepupuku datang kami pun siap berangkat. Sebelumnya kami awali pagi itu dengan berdoa bersama terlebih dahulu.

Jarak basecamp komunitas Jepara Berkebun dari rumahku kurang lebih 5 km, berada di Kebon Mulyo, Kelurahan Mulyoharjo, berada sekitar 100 dari Gelora Bumi Kartini. Perjalanan panjang itu kami tempuh dengan menggowes sepeda. Perjalanan yang panjang tapi sangat menyenangkan.

Singkat cerita, sesampainya di Kebon Mulyo, kami disambut oleh Bang Fahmi dan Kak Chusna, voulenteer Komunitas Jepara Berkebun. Selang beberapa menit kemudian teman-teman yang lain mulai berdatangan. Ada Kak Rian beserta adik dan teman-teman sekampusnya, serta Pak Yon, dari Dinas Ketahanan Pangan, yang menjadi pembimbing komunitas tersebut beserta anak kecilnya.