Tampilkan postingan dengan label pulau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulau. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Desember 2019

Tenangnya Pulau Timah Putih

Akhir tahun ini aku berkesempatan mengunjungi Pulau Belitung aka Belitong yang sudah lama aku impi-impikan. Bersama istri tercinta kami mengunjungi beberapa tempat menarik dan hits yang ada di pulau tersebut. Ada apa aja sih di Billiton? Yuk disimak

1. Replika Sekolah Laskar Pelangi
SD Muhammadiyah Gantong yang dijadikan sebagai tempat syuting film hits pada jamannya, ya Laskar Pelangi (2008). Dan sebab film itu juga Pulau Belitung bisa setenar seperti sekarang, sepanjang kota menamainya serba-serbi Laskar Pelangi. Thanks to Andrea Hirata, Riri Riza and many more yang telah menorehkan catatan indah di pulau yang indah ini.





2. Dermaga Kirana
Tak jauh dari Replikasi Sekolah Laskar Pelangi, cuma berseberangan jalan, ialah Dermaga Kirana, dermaga yang dibuat unik dengan ikon menyerupai keong khas Belitung (disebut Belitong dimana nama pulau ini ada).

Sabtu, 09 Juli 2016

Berliburlah ke Karimun Jawa

Bukit Love di Karimun Jawa
Gugusan kepulauan Karimun Jawa yang merupakan salah satu taman nasional kini makin dikenal publik. Daerah yang termasuk wilayah administratif Kabupaten Jepara ini setidaknya memiliki 27 pulau yang tersebar di Laut Jawa. Pulau utamanya ialah Karimun Jawa, serta satu pulau yang kini terhubung dengan Karimun Jawa ialah Pulau Kemujan, dimana terdapat Bandar Udara Dewandaru di pulau tersebut. Pulau lain yang juga berpenghuni ialah Pulau Nyamuk dan Pulau Parang yang dapat ditempuh sekitar 2 jam menggunakan perahu nelayan.

Pulau lain yang cukup terkenal ialah Pulau Menjangan Besar dan Pulau Menjangan Kecil. Di Menjangan Kecil terdapat resort yang indah, garis pantai yang panjang, serta pasir putih yang lembut. Berenang di Menjangan Kecil berasa sedang berlibut di Maladewa. Sedangkan Menjangan Besar memberikan suguhan yang menarik dengan penangkaran hiu dan penyu. Pengunjung bebas berenang bersama bayi - bayi hiu di tempat penangkaran.

Untuk menuju Karimun Jawa sendiri sudah cukup mudah. Ada kapal ferry yang dioperatori oleh ASDP Indonesia Ferry berangkat dari Jepara, kapal cepat milik swasta yang berangkat dari Jepara dan Semarang, serta pesawat Airfast dari Bandar Udara Ahmad Yani Semarang atau dari Juanda Sidoarjo. Dengan kapal ferry jarak Jepara - Karimun Jawa bisa ditempuh dengan 5 jam perjalanan, 2 jam untuk kapal cepat, sedangkan dengan pesawat hanya butuh 45 menit sampai 1 jam.

Fasilitas penginapan di Karimun Jawa sudah cukup beragam, dari homestay, hotel berbintang sampai resort dengan berbagai varian harga. Pelancong bisa dengan mudah menemukan penginapan di Pulau Karimun Jawa maupun di pulau - pulau tertentu untuk resort kelas mewah. Untuk memesannya pun sudah bisa di akses via jasa pemesanan online.

Di Pulau Karimun Jawa, tepatnya di Desa Karimun Jawa, fasilitas publik pun sekarang cukup memadai. Berkat aliran energi listrik yang sudah nyala 24 jam, kini menikmati Karimun Jawa sudah seperti di Jawa. Terdapat kantor Telkom yang menyediakan wifi 24 jam, Bank dan ATM BRI, minimarket, kafe, dan lain sebagainya. Alun - alun sebagai pusat kota pun tiap malam cukup hidup dengan lampu yang terang benderang. Berbagai pilihan makanan terutama seafood dipatok harga Rp 30.000 per porsi. Di sisi lain terdapat pedagang yang menjajakan oleh - oleh khas seperti kaos, kerajinan dari kayu, dan lain - lain.

Kerajinan kayu yang dibuat oleh masyarakat Karimun Jawa terbuat dari kayu khas endemik setempat, ialah kayu dewandaru, stigi, dan kalimasada. Konon ketiga kayu tersebut hanya bisa tumbuh di Kepulauan Karimun Jawa. Dan oleh masyarakat sekitar dipercaya bahwa tak seorang pun dapat membawa katiga jenis kayu tersebut keluar Karimun Jawa secara utuh, kecuali dalam bentuk kerajinan.

Wisata bawah laut Karimun Jawa merupakan salah satu titik terbaik dunia. Pada tahun 90-an, salah satu televisi swasta membuat video untuk pergantian acara. Namun sayangnya tak banyak yang tahu kalau video tersebut diambil di Karimun Jawa.

Masih banyak sensasi yang bisa diberikan oleh Karimun Jawa. Datanglah dan nikmatilah. Namun tetap jaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Lestarikan keindahan alam untuk generasi mendatang.

Minggu, 21 Februari 2016

Gili Sudak; Private Island di Lombok Barat

Saat libur panjang tiba, berwisata adalah pilihan tepat untuk memanjakan tubuh dan pikiran supaya terhindar dari kelelahan dan stress. Kali ini aku akan memberikan ulasan mengenai salah satu pulau yang indah, berada di daerah Sekotong, Lombok Barat. Karena waktu liburan yang cukup panjang jadi tidak ada salahnya Anda mencoba tempat wisata yang berjarak cukup jauh dari rumah.

Untuk daerah Sekotong sendiri, para pelancong sebenarnya lebih mengenal Gili Nanggu terlebih dulu. Namun, Gili Sudak merupakan alternatif yang tepat untuk menikmati liburan Anda karena selain pemandangannya yang asri juga suasana pulau yang masih sepi sehingga berasa di pulau milik sendiri.

Lokasi Gili Sudak

Untuk mencapai Gili Sudak tidaklah sulit, dari Pelabuhan Lembar hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai pelabuhan penyeberangan. Jangan khawatir, karena jalanan yang ada sudah beraspal mulus. Kalau tidak membawa kendaraan pribadi, Anda dapat mencarter angkot untuk mengantarkan ke pelabuhan. DI pelabuhan, banyak perahu nelayan yang disulap menjadi perahu wisata yang siap mengantar ke tempat tujuan. Gili Sudak sendiri dapat ditempuh sekitar 10 menit dari darat.